dikupas: Peringkat FIFA, Indonesia Kembali Pecahkan Rekor Terburuk

Bookmark and Share
Peringkat FIFA, Indonesia Kembali Pecahkan Rekor Terburuk

Peringkat FIFA, Indonesia Kembali Pecahkan Rekor Terburuk menjadi update berita Sepak Bola Indonesia terkini dari Bolapro.org yang mencoba untuk menyajikan info terbaru seputar Bola Indonesia dan kali ini Peringkat FIFA, Indonesia Kembali Pecahkan Rekor Terburuk menjadi ulasan yang akan kita bahas. Dapatkan Ragam berita bola Indonesia Uptodate hanya di Bolapro Memang untuk anda yang Pro Bola.

Peringkat FIFA, Indonesia Kembali Pecahkan Rekor Terburuk

FIFA kembali merilis daftar peringkat terbaru per 14 Juli 2016. Dalam daftar kali ini, Indonesia kembali melorot empat peringkat ke posisi 191 dengan 65 poin. Ini tidak terlepas dari tidak adanya pertandingan internasional yang dijalani timnas Indonesia dalam setahun terakhir.

Berdasarkan peringkat untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia hanya unggul dari Brunei Darussalam, yang berada di posisi ke-198. Bisa dibilang, ini menjadi peringkat terburuk Indonesia sepanjang sejarah keanggotaan mereka di FIFA.

Sebelumnya, rekor terburuk itu tercipta pada periode Juni 2016, di mana Indonesia berada di posisi ke-187.

Sementara itu, juara Euro 2016 Portugal berhasil naik dua tingkat ke posisi keenam. Mereka berhasil mengoleksi 1266 poin.

Argentina yang hanya menjadi runner-up Copa America tetap menduduki peringkat pertama dunia dengan 1585 poin. Sedangkan Cile yang menjuarai Copa America tetap di posisi kelima dengan 1316 poin.

Selain dua negara itu, yang masuk daftar lima besar adalah Belgia (1401 poin/peringkat kedua), Kolombia (1331 Poin/peringkat ketiga), dan Jerman (1319 poin/peringkat keempat).



Berita Bola Indo Terbaru | Dari Bolapro

Terima kasih anda telah menyimak berita bola Indonesia yang berjudul Peringkat FIFA, Indonesia Kembali Pecahkan Rekor Terburuk semoga post di atas belum basi untuk dipublish dihalaman ini.

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar

komentar yang terdapat link hidup akan dilaporkan Spam