Alfred Riedl Buang Tiga Nama Lagi

Bookmark and Share
Alfred Riedl Buang Tiga Nama Lagi

Alfred Riedl Buang Tiga Nama Lagi
Pelatih tim nasional Indonesia, Alfred Riedl, mengambil keputusan mencoret tiga pemain lagi dari pemusatan latihan Piala AFF 2014. Pencoretan itu bikin pemusatan latihan saat ini diikuti 26 nama saja. Ketentuan itu di ambil oleh Alfred Riedl sesudah mengadakan latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, (SUGBK), Jakarta pada Rabu (12/11), sore tadi. Ketiga pemain itu yaitu Andritany Ardhiyasa, Teguh Amirudin dan Dedi Hartono.
"Saya memang harus mengambil keputusan ini. Saya harus mencoret Andritany karena dia mengalami cedera, dan tidak bisa sembuh dalam waktu dekat. Sementara Teguh, dia adalah kiper di posisi ke lima dari seluruh kiper," ungkap Riedl kepada wartawan.
"Sedangkan Dedi, sangat sulit untuk membawa dia karena pemain di posisinya memiliki kualitas yang hampir sama. Tapi saya harus memilih Dedi untuk dipulangkan," tambah dia.
Pada awal mulanya, pelatih asal Austria itu juga sudah mencoret enam pemain, mereka yaitu Greg Nwokolo, Hamka Hamzah, Tony Sucipto, Ferdinand Sinaga, Hendro Siswanto, dan Ruben Sanadi. Dengan demikian, sekarang ini scuad timnas sejumlah 26 pemain, menyusul enam pemain Persib Bandung dan dua pemain Persipura Jayapura sudah berhimpun. Pada Piala AFF 2014, Riedl cuma bakal membawa 22 pemain dan satu penjaga gawang cadangan. Pencoretan bakal dikerjakan sekian hari mendekati pemberangkatan ke Vietnam pada 19 November yang akan datang.
"Sangat tidak mudah menentukan 22 pemain dan satu penjaga gawang cadangan. Tapi saya belum membuat keputusan itu," imbuh dia.
Prediksi Skor Bola Berikan komentar jika Alfred Riedl Buang Tiga Nama Lagi ini menarik untuk disimak, Ikuti terus update terbaru seperti Alfred Riedl Buang Tiga Nama Lagi yang anda baca saat ini, info lain seputar Prediksi Bola Akurat, Prediksi Bola Jitu dan Berita Bola dapat anda temukan di Bola Liga

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Posting Komentar

komentar yang terdapat link hidup akan dilaporkan Spam